Meneguk pahitnya
fisis kenyataan
Dalam angan
kekeliruan sebuah pencapaian
Menengadah
menatap pergejolakan masa depan
Merangkak penuh
hiraukan rangkaian belukar jeritan
Menunggu harapan
menuju fase akhir penantian
Angin terasa berat disebuah titik berujung kemelaratan
Menghadang terpaan badai menuju impian
Walaupun jiwa dihantam nyanyian cercaan
Semangat kujadikan tameng untuk berusaha melawan
Agar sebuah impian tak menjadi mimpi belaka dalam pikiran
Menatap…
Bukan sekedar
berharap
Melangkah……
Bukan tanpa arah
Menuju…
Bukan tanpa
berburu
Menggapai…
Membuat lengah
harus tercerai
Terkadang semua perlakuan bagaikan sia-sia
Untuk sebuah impian yang tak kunjung tiba
Kuharus menatap, kuharus melangkah, kuharus menuju, kuharus
menggapai
Dalam langkah estafet pengorbanan menuju kegemilangan
Untuk mewujudkan sebuah
impian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar